Belajar bahasa dengan membaca apa yang kamu suka
Tempelkan teks apa pun, dan LingoBlend memadukan bahasa target ke dalamnya, sebesar persentase yang kamu tentukan sendiri.
Bacaan yang memang sudah ingin kamu baca
Sebagian besar aplikasi belajar bahasa menuntut waktu yang sebenarnya tidak kamu miliki, di tengah hidup yang sudah cukup padat. LingoBlend dimulai dari sesuatu yang memang sudah ingin kamu baca — artikel, satu bab buku, resep masakan — lalu mengubahnya menjadi latihan dengan memadukan kata-kata dari bahasa yang sedang kamu pelajari.
Kamu mengatur porsinya lewat slider, mulai dari taburan ringan 10 persen sampai hampir sepenuhnya berbahasa target di angka 80. Setiap kata hasil blend bisa disentuh untuk melihat artinya, tata bahasanya, dan disimpan ke kamusmu hanya dengan satu ketukan.
Teknik dengan nama dan tahun yang jelas
Pendekatan ini disebut diglot weave, dijabarkan oleh ahli bahasa Robbins Burling pada 1968. Kata-kata dari bahasa target disisipkan ke dalam kalimat yang sudah dipahami pembaca, sehingga maknanya tetap tersampaikan meski kosakatanya baru.
Teknik ini cocok dipadukan dengan comprehensible input, gagasan Stephen Krashen bahwa penguasaan bahasa terjadi saat kamu memahami bahasa yang sedikit di atas level kamu saat ini. Persentase blend adalah kendali langsung untuk mengatur level itu.
Yang kamu simpan akan kembali lagi
Membaca saja membangun pengenalan kata, tapi ingatannya mudah bocor. Kata yang hanya ditemui sekali dan tidak pernah diulang akan memudar mengikuti kurva yang diukur Hermann Ebbinghaus pada 1885. Setiap kata yang kamu sentuh masuk ke jadwal repetisi berjarak gaya Anki, sehingga muncul lagi tepat sebelum kamu berpotensi melupakannya.
Di sekelilingnya ada lima game latihan, asosiasi gambar dan trik memori pribadi, audio pengucapan, serta cerita berjenjang dari A1 sampai C2. Tujuh belas bahasa, semua arah, 272 pasangan.
Mulai membaca dalam bahasa baru hari ini
Unduh LingoBlend gratis dan blend teks pertamamu dalam waktu kurang dari satu menit.